Mengajar di Sekolah: Pendekatan ETHNO-STEM, Kajian Fungsi Senyawa Karbon Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 1 Tilamuta

Oleh: Akram La Kilo . 22 April 2025 . 12:51:42

 Tilamuta, 22 April 2025 — Program Studi Magister Pendidikan Kimia Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar kelas yang memadukan konsep ETHNO-STEM (Etnosains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) dengan topik Gugus Fungsi Senyawa Karbon Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 1 Tilamuta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa tentang konsep kimia, khususnya senyawa karbon, melalui pendekatan yang berbasis pada kearifan lokal.

Dipimpin oleh Prof. Ishak Isa, dosen pengampu di Program Studi Magister Pendidikan Kimia UNG, kegiatan ini menghubungkan ilmu kimia dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Topik yang dibahas dalam sesi ini adalah bagaimana senyawa karbon berperan dalam kehidupan sehari-hari, dengan fokus pada penerapan konsep kimia dalam tradisi dan kearifan lokal yang telah ada, seperti pemanfaatan bahan alami dalam pembuatan obat-obatan atau bahan makanan.Prof. Ishak Isa menjelaskan bahwa pendekatan ETHNO-STEM ini sangat relevan dalam pendidikan kimia, karena selain mengajarkan konsep-konsep dasar kimia, siswa juga dapat melihat bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan masyarakat. "Kearifan lokal sering kali mengandung pengetahuan yang sangat berharga, dan dengan menghubungkannya dengan ilmu kimia, kita dapat lebih memahami bagaimana pengetahuan tersebut berkembang dan dapat diadaptasi dalam teknologi modern," ujarnya.

Selviana Musa, mahasiswa yang turut terlibat dalam kegiatan ini, menambahkan bahwa kegiatan ini memberi kesempatan bagi siswa untuk melihat langsung bagaimana pengetahuan kimia diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kearifan lokal. "Ini adalah pengalaman yang sangat berharga, karena selain mempelajari teori, kami juga melihat bagaimana kimia berperan dalam budaya setempat," jelas Selviana.

Kegiatan ini dihadiri oleh para guru di SMA Negeri 1 Tilamuta, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengenalan topik-topik sains berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan kimia dapat diperkaya dengan pendekatan yang lebih kontekstual, berbasis budaya, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan yang berguna bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Pendidikan Kimia UNG berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga relevan dengan kehidupan masyarakat serta mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran sains yang lebih berkelanjutan.

Agenda